Mati Mesin, Truk Batu Ringsek Tertabrak Kereta di Bekasi


Bekasi - Kecelakaan kereta api kembali terjadi di perlintasan tanpa berpalang. Kali ini, kereta api menabrak truk colt diesel bermuatan batu kali di perlintasan di Jalan Ampera, Kelurahan Durenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (29/8).

"Sopir colt diesel mengalami luka robek di bagian telinga dan bibir serta gigi rontok setelah melompat dari truk," ujar Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Evi Fatna, Senin (29/8).

Dia menjelaskan, kejadian bermula saat korban sedang mengendarai truk bermuatan batu kali melintas di lokasi, sekitar pukul 10.45 WIB.

Saat itu, truk melaju dari selatan menuju utara. Setiba di perlintasan kereta, truk tidak kuat menanjak dan mesin mobil mati.

Tak ayal, kereta api jarak jauh yang melaju dari Jakarta (barat) ke timur langsung menghantamnya. kondisi truk tampak hancur di bagian depan. Sopir sempat melompat sebelum kereta menabrak mobilnya.

"Kami telah mengevakuasi truk bernomor polisi B 9613 YO sedangkan korban telah dibawa ke Rumah Sakit Mekarsari," ujarnya.

Berdasarkan, penuturan warga sekitar, Ridwan, truk terpental sekitar lima meter dan membuat kereta terhenti beberapa menit sebelum melanjutkan perjalanan kembali. 

Penulis : 160
Sumber : Suara Pembaruan

Harga Hewan Kurban di Bekasi Mulai Naik


Bekasi - Harga hewan kurban pada musim haji 2016 di sejumlah lapak pedagang di Kota Bekasi, Jawa Barat, mengalami kenaikan sekitar 5-10 persen per ekor akibat kenaikan ongkos distribusi.

"Harga hewan saat ini mengalami kenaikan 5-10 persen dari 2015 karena kiriman dari wilayah Jawa dan Bogor transpotnya makin naik," kata seorang pedagang hewan kurban di Jalan Pekayon Bekasi Selatan, Abi Lukman di Bekasi, Senin.

Menurut dia, kambing kurban asal Jawa Timur saat ini dibandrol dengan harga Rp1,7 juta hingga Rp2,5 juta per ekor tergantung ukuran.

Sedangkan sapi kurban super dijual dengan harga Rp20 juta hingga Rp35 juta per ekor.

Dikatakan Abi, ongkos distribusi hewan kurban dari daerah asalnya rata-rata naik 5-10 persen sehingga kenaikan itu dibebankan kepada harga hewan kurban yang dibeli konsumen.

"Kenaikan ongkos ini biasa terjadi setiap tahun," katanya.

Abi mengaku menyediakan sekitar 15 ekor kambing dan delapan ekor sapi yang didatangkan dari sejumlah daerah.

"Hewan kurban ini tidak semuanya punya saya, ada juga pedagang dari lapak lain yang menitipkannya di saya," katanya.

Abi berjualan hewan kurban dengan menempati lahan trotoar jalan karena harga sewa lapak resmi yang relatif mahal.

"Untuk sewa lahan penjualan sekarang harganya berat. Bisa mencapai Rp2 juta dalam satu pekan," katanya.

Namun demikian, dia berkomitmen untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar selama berjualan.

"Rencananya saya paling lama jualan dua pekan. Kalau kebersihan saya jamin tidak akan menganggu warga karena rutin saya rapikan setiap selesai jualan," katanya.

Secara terpisah, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi membebaskan para pedagang hewan kurban musiman berjualan di median dan trotoar asalkan tidak merusak estetika lingkungan.

"Ya sulit kita mau melarang. Ini kan musiman, yang penting tidak mengganggu estetika Kota Bekasi," katanya.

Menurutnya setiap penjual harus memiliki kemampuan untuk mengatur lokasi berjualan agar nantinya tidak menimbulkan dampak negatif yang merugikan warga lain.

Penataan dan pengawasan juga harus dilakukan oleh tim kelurahan dan kecamatan setempat.

"Lurah dan camat juga harus turun ke lapangan, lihat kondisi pedagang. Kalau tentang kesehatan hewan, nanti ada tim khususnya yang memeriksa," katanya.


Penulis : Andi Firdaus
Sumber : Antara

Warga Bekasi Tak Tahu KTP-nya Dipakai Calon Bupati


Bekasi - Hasil verifikasi dukungan bakal calon perseorangan Bupati Bekasi masa bakti 2017-2022, saat ini sudah memasuki haria keenam.

Herdiyansah, satu anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tambun Selatan, mengatakan, ada dua calon perseorangan pasangan Imam (Iin Farihin dan Kh Mahmud Al Hafidz) dan Obama (Obon Tabroni dan Bambang Sumaryono), yang mendaftar.

“Pasangan Iman menyerahkan berkas dukungan sebanyak 6.282 dan Obama sebanyak 10.001,” ujar Herdiyansah, sambil mengatakan, saat ini verifikasi baru di tingkat Panitia Pemilihan Suara (PPS) tingkat desa dan sudah memasukihari ke enam.

Sedangkan Husen, ketua PPS Desa Mangunjaya, mengatakan hasil verifikasi dukungan, ternyata banyak yang mengaku tidak pernah mendukung calon perseorangan. “Banyak warga yang mengaku KTP-nya difotokopi orang tahu-tahu terdaftar sebagai pendukung calon bupati,” kata Husen.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, melakukan verifikasi dukungan calon perseorangan dengan cara mendatangi alamat di berkas dukungan pasangan dalam Pilkada 2017. Pemilihan siapa yang didatangi dilakukan secara acak.

Verifikasi dukungan untuk calon melalui jalur perseorangan sudah dimulai sejak Rabu (24/8) dan rencananya hingga 6 September 2016. Jika sampai 6 September 2016 berkas yang diverifikasi itu belum bisa memenuhi jumlah syarat minimal dukungan, katanya, pasangan bakal calon bisa melakukan perbaikan.


Penulis : Saban/Us
Sumber : Pos Kota

Diduga Transaksi Uang Palsu, Oknum TNI Ditangkap di Bekasi

 
Bekasi - Seorang oknum TNI Angkatan Darat ditangkap aparat gabungan polisi dan POMAD (Polisi Militer TNI Angkatan Darat) di Bekasi. Serka T ditangkap atas dugaan hendak bertransaksi penukaran uang palsu.

Kasubag Humas Polres Bekasi Kota Iptu Puji Astuti saat dikonfirmasi, membenarkan adanya penangkapan oknum tersebut. "Betul. Tetapi pada saat penangkapan kita koordinasi dengan POM (Polisi Militer) dan yang bersangkutan langsung ditangani oleh POM," ujar Puji saat dihubungi detikcom, Rabu (16/5/2016).

Informasi yang diperoleh detikcom dari sumber terpercaya, peristiwa itu terjadi pada Selasa (15/3) sekitar pukul 20.30 WIB di depan Restoran Nelayan Bandar Jakarta-Summarecon, Kota Bekasi.

Oknum tersebut bersama tiga orang lainnya kedapatan membawa sebuah tas yang berisi sejumlah uang palsu. Oknum dan tiga orang lainnya itu telah dibuntuti sebelumnya, karena polisi telah mendapat informasi akan adanya transaksi uang palsu di lokasi.

Polisi yang mengetahui adanya keterlibatan oknum tersebut langsung berkoordinasi dengan pihak POM. Saat ini oknum tersebut masih diperiksa di Denpom Cijantung.


Sumber : Detik

Bekasi Jadi Tuan Rumah Hitung Mundur PON


Bekasi - Kota Bekasi, Jawa Barat, terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan seremonial hitung mundur 222 Hari Menuju Pekan Olahraga Nasional XIX Jabar 2016.

"Ribuan warga Kota Bekasi akan ikut menjadi saksi hitung mundur 222 hari menuju PON Jawa Barat 2016 pada Minggu (28/2) di Jalan Ahmad Yani," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Budaya Kota Bekasi Encu Hermana di Bekasi, Kamis (25/2).

Menurut dia, terpilihnya Kota Bekasi sebagai tuan ruma kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh tingginya animo masyarakat sekitar yang rutin menghadiri kegiatan Hari Tanpa Kendaraan setiap Minggu pagi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Timur.

"Besar kemungkinan, tingginya animo warga Kota Bekasi meramaikan Hari Tanpa Kendaraan yang mendorong Pengurus Besar PON kemudian menunjuk Kota Bekasi sebagai tuan rumah penyelenggaraan acara hitung mundur 222 Hari Menuju PON XIX Jabar 2016," katanya.

Menurut Encu, jauh hari sebelum penunjukan menjadi tuan rumah, pengurus PB PON sudah beberapa kali mengamati kegiatan Hari Tanpa Kendaraan di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi.

"Setiap Ahad pagi, Jalan Ahmad Yani memang menjadi salah satu magnet bagi warga Bekasi dan sekitarnya yang ingin berkegiatan di jalanan yang telah ditutup dari lalu lalang kendaraan bermotor sejak pukul 6.00 WIB sampai 9.00 WIB," katanya.

Di ruas Jalan Ahmad Yani mulai dari simpang Jalan Kayuringin hingga jembatan layang Noer Alie Summarecon, warga melakukan berbagai aktivitas pada kesempatan tersebut.

Seremonial hitung mundur, kata Encu, bukan hal yang sulit untuk dipersiapkan pihaknya.

"Kita akan pusatkan di depan Stadion Patriot yang merupakan salah satu venue cabang olahraga sepakbola pada PON XIX," katanya.

Selain menampilkan sejumlah atraksi seni dan olahraga, acara itu juga akan diramaikan kehadiran dua legenda olahraga Jabar, yakni mantan bek Persib Robby Darwis dan mantan atlet angkat besi asal Kota Bekasi Sodikin. "Keduanya akan memberikan serupa ,coaching clinic, olahraga masing-masing kepada warga yang hadir," ujarnya.




Sumber : Antara

Truk Ditabrak Kereta Senja Jurusan Yogyakarta di Bekasi

Bekasi - Sebuah kecelakan kereta api Senja Jogja tujuan Jogjakarta menabrak truk.

Kecelakaan terjadi di perlintasan kereta rel listrik (KRL) di sekitar Petak, Tambun, Bekasi, Jumat (13/11/2015) malam.

Akun resmi TMC Polda Metro Jaya menyebut kecelakaan ini terjadi sekira pukul 19.50 WIB.

Dari foto yang diperoleh Tribunnews.com, moncong depan kereta rusak.

Demikian pula truknya rusak parah.

“Pukul 19.50 WIB, kecelakaan kereta dan truk boks di Petak, Bekasi, Tambun,” demikian akun TMC Polda Metro melaporkan.

Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa dalam kecelakaan itu.

Informasi yang diperoleh, truk itu mengangkut air mineral.



Penulis: Mikael Niman/PCN
Sumber:Suara Pembaruan

Kebakaran Hebat di Dekat Ramayana Cikarang

Bekasi - Kebakaran hebat terjadi di dekat Ramayana Cikarang, Rabu (1/10/2015) dini hari. Api tampak besar di sekitar pusat perbelanjaan ini. Lokasi kebakaran ini tak jauh dari kawasan Sentra Grosir Cikarang di Jl. RE.Martadinata No.95, Cikarang, Kabupaten Bekasi. 
 
Mengutip dari TMC Polda Metro Jaya, kebakaran terjadi sekitar pukul 00.20. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran dan jumlah kerugian. Namun, sejumlah petugas dan mobil pemadam kebakaran masih menangani si jago merah.

Terlihat dalam gambar, api besar membumbung tinggi di tengah kegelapan Cikarang. Asapnya pekat dan memijarkan cahaya merah.

Sejumlah netizen juga menguduh berbagai foto-foto kebakaran. Terlihat dalam foto yang diunggah, si jago merah melumat bagian bangunan.

Belum ada keterangan lebih jauh informasi kebakaran ini. Petugas masih berusaha menjinakan api agar tak menjalar ke bagian bangunan lain.

”Terdengar juga suara gelegar sepeti geluduk. Ya, Allah… ada-ada saja,” kata Sania Nia, salah seorang saksi mata.

Belum ada keterangan lebih jauh informasi kebakaran ini. Petugas masih berusaha menjinakan api agar tak menjalar ke bagian bangunan lain. Tampak juga sejumlah pedagang mengevakusi barang dagangan.


Penulis: kan/ps
Sumber:Pojoksatu