My Place

Media Group

Koran Bali Online
Koran Bekasi Online
Koran Pantura Online

    ,





    Bekasi - Satuan Reserse Narkoba Polresta Bekasi Kota bersama jajaran Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Bekasi kembali melakukan pemusnahan masal barang bukti Minuman Keras (Miras). Sebanyak 16 ribu botol miras berbagai merek dihancurkan di halaman Mapolresta Bekasi Kota, Jumat (27/8).


    Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Priyo Widiyanto, mengatakan pemusnahan barang bukti miras ilegal tersebut merupakan kegiatan setiap tahun sebagai bukti bahwa pihaknya masih konsisten melakukan penindakan.

    "Kita berharap adanya pemusnahan ini menunjukkan kepada masyarakat Kota Bekasi bahwa kita masih konsisten melakukan penindakan terhadap peredaran miras ilegal," katanya.

    Dia menambahkan, 16.125 botol miras berbagai merek tersebut merupakan hasil sitaan dan dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka utama, yaitu Nasrul alias Uda dkk, dan Suroso Cs.

    Menurut Priyo, sepanjang Januari hingga Juni 2014 pihaknya telah mengungkapkan 189 kasus Narkoba dengan penyitaan barang bukti ganja seberat 255,3 kilogram, heroin seberat 10,1 gram, sabu 111,15 gram, hingga ribuan bungkus miras oplosan.

    "Barang bukti miras mengalami peningkatan tahun ini lebih banyak yang didominasi wilayah Bekasi Timur dan Pondokgede," tandasnya.

    ,

     
    Bekasi - Memasuki hari pertama Ramadan, tawuran pemuda pecah di wilayah Tambun, Bekasi, jelang sahur. Keributan itu terjadi karena 2 kelompok pemuda yang saling ejek.

    Menurut saksi mata, tawuran terjadi di jalan raya di depan Perum SKU (Sinar Kompas Utama), di Desa Mekarsari, Tambun Selatan, sekitar pukul 02.30 WIB, Minggu (29/6/2014). Dua kelompok pemuda usia tanggung yang terlibat adalah warga Perum Kompas dan warga SKU yang letak kompleksnya bersebelahan.

    "Tawuran bocah. Sekitar 100 orang dari 2 kelompok, dari pemuda Perum Kompas dengan pemuda Perum SKU. Pada bawa sajam," kata saksi mata, Adem Kurnia (34) saat berbincang dengan detikcom.

    Adem yang melihat kejadian saat tengah berbelanja di sebuah minimarket dengan lokasi kejadian menuturkan bahwa keduanya saling serang usai kelompok pemuda dari Perum Kompas mengejek dan masuk ke Perum SKU. Tawuran pun tak dapat dihindari.

    "Saling serang membawa senjata tajam. Parang, samurai, klewang, ada yang bawa bambu juga.
    awalnya saling ejek, rombongan Kompas mengejek SKU akhirnya saling serang," cerita Adem.

    Warga Perum Taman Anggrek, Tambun, itu juga menyatakan ada satu orang pemuda Perum Kompas yang hampir menjadi korban. Beruntung sang pemuda tanggung tersebut berhasil melarikan diri.

    "Sempat jatuh, dihajar, tapi masih bisa bangun dan lari menghindar. Kalau enggak, habis itu bocah," tutur Adem.

    Meski dinilai mengganggu jalan, Adem mengatakan tidak ada polisi yang datang saat tawuran terjadi. Kedua massa pemuda itu pun membubarkan diri masing-masing.

    "Kata tetangga memang sudah biasa (kedua kelompok tawuran). Minggu kemarin mereka juga tawuran di depan SPBU Sasak 3, 300 m dari lokasi sekarang," imbuh Adem.

    ,





    Bekasi - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2014/2014) mulai Senin (30/6/2014). PPDB seratus persen "online" tahun ini dijamin akan lebih transparan dengan pemberlakuan sistem PIN.


    Kepala Bidang Bina Program Disdik Kota Bekasi Agus Enap mengatakan, masa PPDB dibuka. selama sepekan, yakni mulai 30 Juni 2014 hingga 5 Juli 2014. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, PPDB tahun ini diselenggarakan dengan mengimplementasikan sistem PIN.

    "Melalui sistem ini, semestinya tidak lagi terjadi penumpukan pendaftar di sekolah-sekolah tujuan. Pendaftar bisa mendaftar di sekolah yang tujuan secara "online" dan memantau pergerakan peringkatnya secara "online" pula," kata Enap saat dihubungi Minggu (29/6/2014).

    Untuk tahun ini, pendaftar dapat memilih tiga sekolah tujuan yang diingininya. Namun penentuan sekolah dilakukan secara bertahap. "Kalau sudah tergeser di sekolah tujuan pertama, bisa memilih sekolah tujuan kedua. Kalau tergeser lagi, masih ada kesempatan ketiga," katanya.'

    Kesempatan tiga kali memilih itu berlaku selama masa pendaftaran PPDB yang berakhir pada Sabtu (5/7/2014) pada pukul 14.00 WIB. Adapun pengumuman bisa diakses pada Selasa (8/7/2014).

    Enap menambahkan, selain melalui jalur "online", pendaftar juga bisa mencoba jalur prestasi yang hanya dibuka di SMAN 8. Ada tiga rombongan kelas yang diperuntukkan menampung siswa-siswa berprestasi di bidang olahraga.

    Untuk jalur ini, pendaftar diwajibkan melampirkan sertifikat penghargaan sebagai bukti prestasi yang pernah diraih. Pembobotan nilai ditentukan tingkatan prestasi yang diraih. "Selain itu pendaftar juga harus mengikuti tes sesuai cabang olahraga yang digelutinya. Untuk ini, kami menggandeng tim khusus beranggotakan KONI, Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata Kota Bekasi, serta pelatih cabang olehraga asal SMAN 8," katanya.





    Bekasi - Ketua Slanker Kota Bekasi mengungkapkan kekhawatirannya band Slank akan ditinggalkan oleh para penggemarnya. Hal ini karena Slank secara terbuka mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

    "Saya melihat kejadian akhir-akhir ini. Sudah banyak Slankers yang kecewa dan saya khawatir Slank akan ditinggalkan oleh fansnya," ujar Afrizal Reza, Sabtu (28/6/2014).

    Afrizal kemudian membahas acara deklarasi dukungan dari Slankers kepada Jokowi dan Jusuf Kalla yang dilakukan di Markas Slank, Kamis lalu. Menurut dia, deklarasi dukungan tersebut terkesan dipaksakan. Sebab, acara tersebut awalnya bukan diagendakan untuk melakukan deklarasi dukungan kepada capres manapun. Acara tersebut hanya rapat kegiatan internal komunitas.

    Dia juga kecewa karena ternyata tidak diundang dalam agenda tersebut. Hal itu juga yang membuat Afrizal berpikir deklarasi dukungan dari Slankers kepada Jokowi terkesan dipaksakan. "Saya juga kecewa sebagai ketua Slankers kok enggak diundang. Seperti sudah ada pesanan. Miris saya lihatnya kalau caranya begini," ujar dia.

    Sebelumnya, Afrizal mengatakan Slank tidak dapat mengklaim seluruh Slankers di Indonesia akan memilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam Pemilihan Presiden 2014. Sebab, Slankers Kota Bekasi menjadi salah satu kelompok relawan yang mendeklarasikan dukungannya terhadap Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa di Lapangan Alun-Alun Kota Bekasi.

    "Katanya Slank sudah memberi dukungan kepada pasangan calon yang tidak tegas. Tapi di sini, Slankers Bekasi sepakat mendukung Prabowo-Hatta sebagai presiden dan wakil presiden," ujar Afrizal saat kampanye Prabowo-Hatta di Lapangan Alun-Alun Kota Bekasi, Minggu lalu.

    ,

    Bekasi - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengeluarkan maklumat larangan operasional bagi tempat hiburan malam selama bulan suci Ramadan. "Berdasarkan hasil rapat, diputuskan tempat hiburan malam harus tetap tutup saat bulan puasa," kata Kepala Subbagian Humas Pemerintah Kota Bekasi, Dalfi Handri, Senin, 23 Juni 2014.

    Pemerintah mencetak sekitar seribu lembar maklumat untuk dibagikan kepada sejumlah pengusaha hiburan dan lainnya. Maklumat bernomor 451/946/Kessos itu berisi lima imbauan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi terkait ajakan kepada warganya untuk menjaga suasana kondusif ibadah puasa umat muslim.

    Dalfi menyebutkan pada poin keempat meminta kepada pengusaha tempat hiburan billiard, klub malam, panti pijat, kafe, karaoke, pub, sauna, dan hiburan lainnya untuk menutup usahanya tiga hari sebelum Ramadan hingga tiga hari setelah perayaan Lebaran. "Jika dilanggar ada sanksinya berupa penutupan paksa," kata Dalfi.

    Dalfi mengatakan pemerintah sudah mengantisipasi apabila ada kelompok tertentu melakukan sweeping dengan menerjunkan aparat Satuan Polisi Pamong Praja. "Jangan sampai ada yang melakukan tindakan sendiri karena sudah ada penegak hukum," kata Dalfi.

    Oleh karena itu, ia meminta kepada sejumlah organisasi masyarakat agar melaporkan ke pemerintah apabila mendapati tempat hiburan masih buka. "Kami minta kerja sama, jangan sampai mengambil tindakan sendiri," kata Dalfi. "Karena kami ingin situasi Kota Bekasi kondusif saat Ramadan."

    Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi Charles Aritonang mengatakan seluruh personel diterjunkan untuk melakukan pengawasan di lapangan. Meski sudah ada maklumat, pihaknya tetap melakukan razia secara rutin untuk memastikan bahwa tempat hiburan tutup selama Ramadan.

    Berdasarkan catatan Satpol PP, kata dia, tempat hiburan malam hampir tersebar di seluruh wilayah Kota Bekasi. Paling banyak berada di pusat kota dan wilayah perbatasan dengan Jakarta Timur, seperti Kecamatan Jatisampurna dan Pondok Melati. "Pengawasan terus dilakukan," kata dia.

    ,

    Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi sedang gencar melakukan pendataan dan penertiban perizinan terhadap reklame di Kota Bekasi. Hasilnya, sekitar 90% reklame di Kota Bekasi tidak berijin. Hal tersebut merupakan kebocoran pajak.

    "Setelah pendataan yang dilakukan sejak tanggal 19, 20, dan 23 Juni kemarin ternyata hampir 90% reklame di Bekasi adalah reklame bodong atau tidak berizin. Ini mengejutkan," ujar Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Reny Hendrawati di kantor BPPT, Selasa (24/6/2014).

    Reny mengatakan, data tersebut berdasarkan hasil sidak terhadap reklame dari enam mal besar di Kota Bekasi antara lain Metropolitan Mall, Grand Metropolitan Mall, Mega Bekasi Hyper Mall, Bekasi Square, Summarecon Mall, dan Grand Galaxy Park.

    Hasilnya, dari total 1.052 reklame di Kota Bekasi, jumlah reklame yang sudah memiliki izin sebanyak 95 reklame. Sedangkan yang tidak berizin ada 939 reklame.

    Menurut Reny, kebocoran pajak dari izin reklame ini merugikan Kota Bekasi. Hal ini karena pajak reklame tersebut adalah salah satu potensi yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.

    Reny berharap, pengusaha yang memasang reklame tersebut segera mengurus izinnya ke BPPT. Namun, langkah yang dilakukan BPPT kali ini baru mengeluarkan surat pemberitahuan pertama (SP 1) saja kepada para pengelola. Dalam surat tersebut, pengelola diberikan waktu sebanyak 7 hari untuk mengurus izin pajak reklame. Jika tidak dihiraukan, BPPT akan memberikan SP 2 sampai SP 3.

    Tim Penertiban Perizinan Reklame Kota Bekasi akan melakukan pembongkaran paksa apabila pengelola tidak menghiraukan surat tersebut.

    Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi melakukan pemeriksaan mendadak terhadap reklame iklan tidak berizin atau sudah habis masa berlakunya yang terpasang di kawasan pusat perbelanjaan di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi. Namun, tidak semua papan reklame tersebut dicabut.

    “Hari ini kalau kita copotin semua kan akan merusak estetika gedung. Nah, kita tandain saja. Lalu buat berita acaranya. Kalau perlu sidang di tempat. Tarik pajaknya dan masukan ke kas daerah,” ujar Rahmat Effendi di lokasi sidak Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Senin (16/6/2014).

    Bekasi - Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi telah menerima kelengkapan logistik penyelenggaraan Pemilihan Presiden yang akan digelar 9 Juli 2014. 

    Adapun pelipatan surat suara, akan dikejar pengerjaannya supaya bisa rampung sebelum Ramadan tiba.

    Ketua KPU Kota Bekasi Ucu Asmarasandi mengatakan, surat suara telah sampai di Kantor Sekretariat KPU Kota Bekasi pada Senin (23/6/2014) malam. Logistik lainnya ada yang telah tiba sebelumnya, menggunakan yang sudah ada, juga diadakan sendiri.

    Menurut Ucu, surat suara yang tiba sebanyak 1.772.900 lembar. Selain surat suara, diterima juga buku panduan sebanyak 6.200 buah dan 330 lembar daftar pasangan calon untuk dipasang di Tempat Pemungutan Suara pada hari pencoblosan.

    "Untuk buku panduan ada kekurangan 50 buah. Permohonan kekurangannya sudah disampaikan ke KPU pusat," kata Ucu, Selasa (24/6/2014).

    Lebih lanjut Ucu mengatakan, logistik tersebut segera didistribusikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan. Adapun surat suara, didistribusikan belakangan karena harus dilipat terlebih dahulu.

    Perihal pelipatan, KPU Kota Bekasi memulai pelaksanaannya pada Selasa (24/6/2014). Kelompok beranggotakan 20 orang sudah siap untuk melakukan pelipatan.

    "Karena ruangan akan digunakan juga untuk pelaksanaan bimbingan teknis pada Rabu (25/6/2014) dan Kamis (26/6/2014), jadi pelipatnya sedikit. Baru pada Jumat (27/6/2014) diterjunkan seratus orang supaya bisa rampung sebelum Ramadan tiba," katanya.

    Pertimbangan Ucu mengejar rampungnya pelipatan suara sebelum Ramadan ialah demi menjaga fokus dan konsentrasi para pelipat. Dikhawatirkan dalam keadaan lapar karena berpuasa, fokus pelipat terganggu hingga bisa mempengaruhi surat suara.


Top