Headlines News :
Topics :

Warga Bekasi Kesulitan Akses Hasil Tes CPNS

Bekasi - Sejumlah peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil kategori II di kalangan Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, kecewa akibat pengumuman hasil ujian melalui laman resmi Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara tidak bisa diakses, Rabu (5/2).

"Sudah seharian saya coba buka, tapi tidak bisa, eror terus pemberitahuannya," kata guru SDN Bintara V Kota Bekasi, Ayu, di Bekasi, Rabu (5/2).

Dia mengaku telah memantau laman Kementerian PAN sejak pukul 07.00 WIB hingga sore hari, namun pemberitahuan yang disampaikan melalui laman tersebut tetap tidak bisa diakses. "Sudah ditunda berulang kali, saat akan diumumkan masih juga tidak bisa diakses. Ada apa ini sebenarnya," katanya.

Ayu mengakui soal yang diujikan saat tes sangat sulit dikerjakan, namun dia optimistis mampu lolos ujian untuk menjadi PNS.

"Sudah lama saya dan teman-teman di Komite Guru Bekasi berjuang menjadi PNS. Wajar kalau sangat menantikan pengumuman ini," kata Ayu yang juga pengurus KGB itu.

Menurut Ayu, KGB akan segera berkonsolidasi menyikapi perihal pengumuman tes CPNS yang terus ditunda ini agar tidak terjadi manipulasi terhadap hasil ujian yang akan merugikan peserta. (Ant)

Pemkot Bekasi: Perbaikan Jalan Menunggu Cuaca Cerah

Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, akan memulai proses perbaikan jalan rusak di wilayah setempat saat kondisi cuaca cerah.

"Musim hujan di Kota Bekasi masih akan tetap turun diprediksi hingga akhir Februari mendatang. Mudah-mudahan, Maret sudah bisa dimulai pengerjaannya," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air Pemkot Bekasi Tri Adhianto di Bekasi, Rabu (5/2).

Menurutnya, Pemerintah Kota Bekasi saat ini sedang menyusun laporan tentang kerusakan jalan akibat banjir.

"Anggaran perbaikan akan dikucurkan dari APBD 2014 sebesar Rp423 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan 30 persen untuk kebutuhan penanggulangan banjir, dan 70 persen untuk perbaikan infrastruktur jalan," katanya.

Menurutnya, ruas jalan rusak yang sudah didata di antaranya Jalan Chairil Anwar, Jalan Ahmad Yani, Jalan Kartini, Jalan Ir Djuanda, Jalan Cut Meutia, dan Jalan Jenderal Sudirman.

Selain di jalan utama, kata dia, kerusakan juga terjadi di jalan lingkungan (Jaling) di 56 Kelurahan setempat.

"Jalan-jalan tersebut sudah kami data dan itu akan segera diperbaiki setelah musim hujan. Termasuk jalan milik provinsi, juga jalan negara," katanya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan di Kota Bekasi untuk bersabar dan berhati-hati melintasi jalan di Bekasi yang rusak pascabanjir.

"Pemkot Bekasi baru menginventaris jalan-jalan mana yang rusak termasuk siapa yang bertanggung jawab memperbaikinya," katanya. (Ant)

Polisi Tembak Mati Gembong Curanmor Bekasi

Bekasi - Kepolisian Sektor Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, berhasil membekuk komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang meresahkan warga Bekasi dan sekitarnya.

Sebanyak tujuh pelaku tersebut, satu di antaranya yang dianggap sebagai gembong pelaku Curanmor, tewas ditembak setelah berusaha melarikan diri. Menurut catatan kepolisian, pelaku tewas bernama Rizal alias Padang ini, sudah dua puluh kali melakukan aksi Curanmor disertai dengan kekerasan.

"Pelaku yang tewas sudah berhasil membentuk jaringan baru dan dirinya sudah dua puluh kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor disertai dengan kekerasan di wilayah Cikarang dan sekitarnya," ujar Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Yuli Haryudo, Selasa (4/2).

Selain pelaku yang tewas, kepolisian juga berhasil membekuk empat pelaku lainnya. Mereka adalah Wanda alias Uban, Ahmad Arif, Ade bin Manat dan Samin.

"Mereka melakukan aksi secara bersama-sama dengan menggunakan airsoft gun serta senjata tajam, lengkap kunci letter T," sambung Kapolsek.

Jajaran Reskrim Polsek Cikarang Utara juga berhasil mengamankan satu pelaku lainnya bernama Dede.

"Pelaku D ini merupakan anggota jaringan baru bentukan dari pelaku yang tewas," imbuhnya.

Selain itu, satu pelaku bernama Ari, yang kasusnya dilimpahkan ke Polsek Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Kepolisian berhasil menyita barang bukti berupa 1 senjata airsoft gun beserta peluru, 3 senjata tajam berupa clurit dan golok, 12 plat nomor kendaraan, kunci leter T lengkap dengan anak kuncinya.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Cikarang Utara, AKP Bobby Kusumawardhana, penembakan terhadap pelaku bernama Rizal alias Padang dilakukan di Lapangan Plaza Jababeka II, Minggu (2/2) lalu.

Saat itu, pelaku Rizal alias Padang diminta untuk menunjukan tempat persembunyian DL. Namun dalam proses pencarian DL, pelaku Rizal yang sudah diborgol petugas, berhasil melepaskan diri.

"Kami telah memperingati pelaku, dua kali tembakan peringatan namun pelaku tidak mengindahkan dan terpaksa kami lumpuhkan di bagian punggung," Bobby. 

Hingga kini pelaku DL masuk daftar pencarian orang (DPO) dan ada beberapa pelaku lainnya yang masih diburu.

Di Mapolsek Cikarang Utara, kepolisian berhasil menyita sepeda motor Honda Beat tahun 2013 dengan nomor mesin JFD2E2443741 dan nomor rangka MH1JFD226DK440785.

"Bagi pemilik kendaraan yang merasa kehilangan sepeda motor dengan ciri-ciri tersebut, silakan mengambil di Mapolsek Cikarang Utara," ujar Kapolsek. [MKL]

Kerugian Banjir Bekasi Capai Ratusan Juta Rupiah

Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mencatat kerugian warga akibat musibah banjir yang merusak ribuan hektare sawah dan tambak selama Januari 2014 diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

"Kerugian masyarakat akibat banjir cukup besar. Untuk empang saja kurang lebih ada 6.000 hektare. Kerugian per orangnya antara Rp25 juta hingga Rp75 juta," kata Camat Muaragembong, Endang Setiawan, di Cikarang, Selasa (4/2).

Sedangkan, jumlah sawah yang terendam banjir mencapai 4.000 hingga 5.000 hektare, walau tidak seluruhnya mengalami gagal panen.

Menurut Endang, pihak kecamatan setempat telah melaporkan jumlah kerugian para petani dan petambak agar diupayakan ganti rugi dari pemerintah.

Tetapi hal itu bergantung pada penilaian tim supervisi yang akan melakukan penilaian kerugian secara langsung di lapangan.

"Karena tidak hanya empang dan sawah saja, tetapi rumah serta jembatan yang roboh juga akan diupayakan perbaikannya," katanya.

"Soal ganti rugi sudah diusulkan tim supervisi penilaian kerugian, namun kapan akan diganti itu di luar pengetahuan saya," kata Endang menambahkan. (Ant)

Pemulung Bantargebang Takut Longsor di Musim Hujan

Bekasi - Sejumlah pemulung di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, mengaku khawatir dengan ancaman longsor yang dapat terjadi sepanjang musim hujan.

"Banyak pemulung yang sekarang takut mendaki gundukan sampah. Mereka sekarang memilah sampah di sisi bawah karena khawatir longsor datang sewaktu-waktu dan menimbun mereka," kata salah satu pemulung setempat, Nali (30), di Bekasi, Selasa.

Dia mengatakan  longsor sampah 2012 menewaskan seorang pemulung yang tertimbun di Zona IV, yang saat ini sudah ditutup karena penuh.

Ketika itu, seorang pemulung bernama Amin (53) dinyatakan tewas setelah terimbun sampah sebanyak 50 meter persegi hingga sekujur tubuhnya melepuh akibat terkena gas metan di bawah tumpukan sampah.

Dikatakan Nali, bukit sampah yang saat ini masih beroperasi adalah Zona V di bagian selatan TPA dengan ketinggian sekitar 20 meter.

"Hampir setiap hari tumpukan sampah di zona itu longsor khususnya saat hujan deras berlangsung," katanya.

Sejumlah pemulung mengaku tidak berani mendaki bukit sampah karena ketinggian ideal tumpukan maksimal 15 meter.

"Pokoknya kalau ketinggian sampah sudah melebihi tiang listrik, saya tidak berani, apalagi saat hujan seperti ini," kata Namin (33) pemulung lainnya.

Dia berharap Pemerintah Kota Bekasi lebih serius dalam menata tumpukan sampah agar aman bagi para pemulung dalam mencari nafkah.

"Mudah-mudahan sampahnya bisa dirapikan, khususnya sampah yang longsor di Zona V," katanya.

Dia mengaku mengalami penurunan pendapatan hingga 50 persen selama mengais sampah di sisi bawah bukit akibat banyaknya pemulung serta sampah plastik yang sedikit.

"Memang yang banyak itu di bagian atas bukit, tapi kita takut terjadi longsor," katanya. [Ant]

Pemkot Bekasi Alokasikan Rp 60 M Untuk Perbaikan Sekolah

Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mengalokasikan dana Rp60 miliar untuk perbaikan sarana dan prasarana bangunan sekolah di wilayah setempat sepanjang 2014. 
 
"Anggaran tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi 2014," kata Kepala Dinas Dinas Bangunan dan Kebakaran (Disbangkar) Kota Bekasi Dadang Ginanjar, di Bekasi, Selasa (4/2).

Menurutnya, proses perbaikan tersebut saat ini masih memasuki tahap sosialisasi kepada kepala sekolah terkait mekanisme pengajuan kebutuhan anggaran.

Pihak sekolah diminta untuk mengajukan anggaran melalui proposal kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi yang kemudian diinvetarisasi oleh mereka untuk diusulkan kepada Disbangkar.

"Anggarannya sudah disediakan sebesar Rp60 miliar pada tahun ini," katanya.

Pihaknya mengaku telah menerima pengajuan kebutuhan anggaran dari 94 sekolah yang terdiri atas 42 Sekolah Dasar Negeri, 28 Sekolah Menengah Pertama Negeri, dan 24 Sekolah Menengah Atas Negeri serta Sekolah Menengah Kejuruan Negeri.

"Sekolah tersebut kita ketahui melalui mekanisme survei lokasi, pendataan, usulan dan pengajuan. Diharapkan pada April 2014 ini sudah dapat dilakukan proses lelang melalui Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik (LPSE), sehingga pada bulan Mei 2014 dapat segera diperbaiki," katanya.

Dadang menambahkan, kucuran dana untuk masing-masing kegiatan perbaikan akan disesuaikan dengan kerusakan dan keperluannya.

"Besaran anggaran akan kita ukur berdasarkan kemampuan keuangan daerah serta tingkat kerusakannya," katanya. (Ant)

Apindo Tolak Kenaikan 40 Persen UMK Bekasi

Bekasi - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Bekasi keberatan dengan kesepakatan yang terjalin antara Pemerintah Kota Bekasi dengan buruh yang ditandatangani di sela-sela mogok kerja nasional, Kamis (31/10/2013). Pada audiensi tersebut, Pemkot Bekasi menyatakan dapat menyepakati tuntutan buruh perihal kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) sebesar 40 persen, tapi persetujuannya setelah melalui mekanisme pembahasan di Dewan Pengupahan yang akan mengacu pada penyesuaian beberapa komponen kebutuhan hidup layak. 

"Besar UMK tidak bisa diputuskan seperti itu, melainkan tetap harus disepakati dari hasil pembahasan DK yang mengacu pada hasil survei KHL," kata Ketua Apindo Kota Bekasi Purnomo Narmiadi, Jumat (1/11/2013).

Berdasarkan hasil survei bersama yang dilakukan perwakilan buruh, pengusaha, dan pemerintah dalam DK, angka KHL Kota Bekasi berkisar Rp 1,9 juta. Namun angka tersebut baru merupakan hasil survei yang belum ditetapkan.

"KHL saja belum disepakati besarnya, apalagi UMK. Masih jauh proses pembahasan yang harus dilalui sebelum sampai ke penetapan besar UMK yang akan diberlakukan tahun 2014," katanya.

Perihal pernyataan seputar upaya penyesuaian sejumlah item kebutuhan yang tidak tercantum dalam 60 komponen KHL, ia menilai hal tersebut tidak realistis. Perubahan perihal komponen KHL tidak bisa diputuskan begitu saja di tingkat pemerintah kota/kabupaten, melainkan harus ditetapkan pemerintah pusat. Oleh karena itu, pembahasan besar KHL, dimintanya tetap berpedoman pada hasil survei atas 60 item yang sudah ditetapkan.

Lebih lanjut Purnomo mengatakan, setelah besar KHL disepakati pun, masih ada pembahasan lanjutan seputar berapa persen KHL yang kemudian ditetapkan jadi UMK. "Terpenuhi 100 persen KHL pun sudah baik, berarti kesejahteraan buruh sudah dipenuhi. Namun nyatanya tahun lalu pun UMK merupakan realisasi 127 persen KHL," katanya.

Untuk tahun ini pun besar UMK bisa saja lebih dari 100 persen KHL. Dengan catatan, besar UMK yang ditetapkan tidak melebihi UMP DKI Jakarta. Pada Jumat (1/11/2013), UMP DKI Jakarta sudah diputuskan sebesar Rp 2,4 juta.

Purnomo berharap, mekanisme penetapan UMK dijalani sebagaimana mestinya. Sebab bilamana dipaksakan, ia khawatir 18 perusahaan yang pada tahun 2013 ini pun sudah tidak sanggup memberlakukan pembayaran UMK hingga mengajukan penangguhan bisa kolaps. Bahkan jumlahnya bisa lebih bila kenaikannya sangat tinggi dan dipaksakan, mengingat mayoritas perusahaan di Kota Bekasi merupakan investasi dalam negeri yang masuk kelompok menengah ke bawah. (PRLM)
 
AKHSAN Rent Car - Jatibarang,Indramayu, kota indramayu, berita indramayu, indramayu news, kabar indramayu, peta indramayu, polisi indramayu, wong indramayu, Radio indramayu, bupati indramayu, jalan indramayu, pantura indramayu, video indramayu, indramayu online, video smu indramayu, video panas indramayu, Kota indramayu, Notaris indramayu, panen indramayu, puasa indramayu, ramadhan indramayu, lebaran indramayu, sahur indramayu, jalur mudik indramayu, peta mudik 2012 indramayu, download peta indramayu, berokan indramayu, pulau biawak indramayu, topeng indramayu, mangga indramayu, warnet indramayu, indramayu remaja, dprd indramayu, yance indramayu, waterboom indramayu, pantai indramayu, ngabuburit indramayu, PSB indramayu, streaming radio indaramayu, fm indramayu,koran indramayu, wartawan indramayu, kebakaran indramayu, toko komputer indramayu, hotel indramayu, kolam renang indramayu, perumahan indramayu, mall indramayu, yogya indramayu, mm toserba indramayu, batik paoman indramayu, bunderan mangga indramayu, patung sentot indramayu, alat berat indramayu, pertamina indramayu, singaldra indramayu, gedung kesenian indramayu, indramayu heritage, situs indramayu , bahasa indramayu, sma indramayu, tarling indramayu, organ indramayu, miras indramayu
AKHSAN Rent Car - Jatibarang,Indramayu, kota indramayu, berita indramayu, indramayu news, kabar indramayu, peta indramayu, polisi indramayu, wong indramayu, Radio indramayu, bupati indramayu, jalan indramayu, pantura indramayu, video indramayu, indramayu online, video smu indramayu, video panas indramayu, Kota indramayu, Notaris indramayu, panen indramayu, puasa indramayu, ramadhan indramayu, lebaran indramayu, sahur indramayu, jalur mudik indramayu, peta mudik 2012 indramayu, download peta indramayu, berokan indramayu, pulau biawak indramayu, topeng indramayu, mangga indramayu, warnet indramayu, indramayu remaja, dprd indramayu, yance indramayu, waterboom indramayu, pantai indramayu, ngabuburit indramayu, PSB indramayu, streaming radio indaramayu, fm indramayu,koran indramayu, wartawan indramayu, kebakaran indramayu, toko komputer indramayu, hotel indramayu, kolam renang indramayu, perumahan indramayu, mall indramayu, yogya indramayu, mm toserba indramayu, batik paoman indramayu, bunderan mangga indramayu, patung sentot indramayu, alat berat indramayu, pertamina indramayu, singaldra indramayu, gedung kesenian indramayu, indramayu heritage, situs indramayu , bahasa indramayu, sma indramayu, tarling indramayu, organ indramayu, miras indramayu
Support : RAJATOWER.NET |
Copyright © 2011. Bekasi Post.Com | Media Online Bekasi - All Rights Reserved

Proudly powered by RAJATOWER.NET